SURAT TERBUKA UNTUKMU MASA LALU

Tidak ada kata yang bisa aku buat untukmu saat nanti dihari pernikahanmu bersamanya.
Seharusnya aku tidak datang.
Dan, seharusnya aku pergi jauh dan melupakanmu.

Menahan rasa yang sebelumnya tidak pernah ku rasakan. Dan apa yang aku takutkan selama ini benar-benar terjadi. Aku benar kehilanganmu, saat aku melihatmu dipelaminan, duduk berdua bersama orang yang tidak pernah aku kenali sebelumnya.

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Karena aku percaya, kelak aku yang akan punya hari depan bersamamu. 
Tapi hari ini, semua harapan itu patah, patah sepatah-patahnya. 

Aku tidak menyalahkan keadaan. 
Aku cuma masih belum bisa melupakan banyak kenangan, kebaikan, ketulusan, dan semua yang pernah kita jalanin berdua waktu itu.

Tapi semua sudah terjadi, aku merelakan kamu untuknya.
Entah seperti apapun kondisi perasaan saat ini, yang jelas aku mendoakan kalian bahagia menjalani rumah tangga. 

YuKepo.com


HANCUR

Hancur retak 
Luluh lantak 
Berkeping-keping 
Tinggalkan puing 

Hitam menjadi putih 
Yang ada hanya sedih 
Menghujam relung hati 
Jiwa hidup laksana mati 

Mengerang seperti beruang 
Menjerit menahan sakit 
Saat kau menampar 
Bunga mawar yang sedang mekar 

Tak kuasa untuk menjauh 
Tidak pula untuk menahan 
Karena kau akan menempuh 
Jalan suci percintaan




CEMBURU

Tak seindah kata 
Dulu engkau yang ucapkan cinta
Sekarang yang ku rasa hanyalah derita
Luka di hati semakin membara

Gemuruh suara hati kian tak mau berhenti
Karena harapan selama ini terhenti hari ini
Perih luka ditinggal kau pergi
Menuju indahnya janji suci 

Seluruh kalbu tiba-tiba menggebu
Karna engkau kekasih tercintaku
Tenyata benar meninggalkanku




KENANGAN

Semakin meratap 
Semakin ku tak bisa melupakanmu
Semakin meratap
Semakin kau meninggalkanku 

Aku dan kenanganmu
Sekejap dalam pelukanku
Segurat catatan membekas dalam hatiku 
Indah melekat meski semua tlah berlalu 

Masa lalu bersamamu 
Akan selalu teringat direlung hatiku
Meski ku tak bisa memilikimu 
Namun kau pernah menjadi yg terbaik dihatiku 




IKHLAS

Begitu tinggi dinding itu 
Sulit ku taklukan kembali hatimu 
Semua karena kesalahanku 
Yang dulu meninggalkanmu

Kini aku hanya bertahan dalam luka
Tak berharap lebih dari yang ada 
Aku akan tetap berjalan meski perlahan
Karena semua terlalu indah untuk dilupakan

Mencoba mengikhlaskan hati 
Membuka hati agar bisa memahami 
Belajar ikhlas melihatmu pergi
Dan melepasmu kelain hati

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama