TIGA KEGIATAN DI CILEGON BAGI KAMU YANG HOBI BACA BUKU


Buku, jendela dunia yang sekarang udah gak jadi primadona karena tergeser oleh layar digital ini udah mulai sedih nasibnya. Banyak orang yang udah mulai melupakan buku. Tapi ternyata, masih banyak kegiatan yang mengangkat tema membaca buku di Cilegon. Mau Tau apa aja?

1. MIDB (Mencuri Ilmu Dari Buku)


Tagline mereka adalah “Yang Lain Mencari ilmu, Kami Mencuri”. Wih serem juga ya! Eits, tapi tenang! Yang dicuri di sini tidak merugikan siapa pun kok karena yang dicuri adalah ilmu yang kita semua sudah punya.


Konsepnya adalah membagikan lagi apa yang sudah dipelajari dari buku yang sudah dibaca. Hampir seperti bedah buku tapi lebih luas pembahasannya karena bukan sekedar membahas penulisnya atau tujuan si penulisnya membuat buku tersebut. Lebih ke pesan atau pengetahuan yang disampaikan buku tersebut. Takheran, bahasanya kadang merujuk ke buku lain, orang lain, pemikiran lain, kejadian lain, dan hal-hal lain yang sama sekali jauh berbeda dengan buku yang sedang dibahas tersebut. Nah gimana? Keren, kan?


Walau namanya Mencuri Ilmu Dari Buku, tapi yang dibahas tidak melulu soal buku. Bisa juga film, musik, performance art, oral history, dan segala macam hal.


Setiap minggunya akan ada tema berbeda yang diisi oleh “maling”. Maling adalah orang yang menjadi narasumber dan sudah mencuri ilmu dari apa yang akan dibahas.


Acara ini terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin menjadi malingnya. Mungkin, kamu habis baca buku yang keren, film yang seru, atau lagi hobi ke suatu hal, bisa loh kamu bagikan di sini dengan menjadi malingnya.


Acara ini diadakan rutin setiap kamis malam pukul 20.00 WIB sampai selesai di Kantor Tupperware Cilegon. Selain diskusi, boleh juga ngicip kopi gratis dari berbagai daerah yang bisa kamu bikin sendiri.


Yang mau ikutan cara ini bisa kepoin Instagramnya di @mencuriilmu

2. Lapak Perpustakaan Jalanan


Masih ingat dengan kasus dibubarkannya Perpustakaan Jalanan di Bandung Agustus 2016 lalu? Nah, ternyata ada juga loh komunitas Perpustakaan Jalanan di Cilegon atau Perjal Cilegon.


Perjal Cilegon biasa buka lapak di Taman Kota Cilegon setiap hari Jum’at dan Sabtu pukul 16.00 sampai menjelang petang. Selain di Taman Kota, Perjal Cilegon juga buka lapak di Krakatau Junggle Park setiap hari Minggu pukul 16.00 sampai malam hari.


Ada lebih dari tiga ratus buku yang mereka bawa setiap ngelapak. Buku-buku yang dibawa terbilang cukup lengkap untuk semua segmen, mulai dari anak-anak, remaja, sampai dewasa.


Lapak Perjal Cilegon ini sangat cocok buat kamu yang sedang menghabiskan sore hari, setelah pulang kerja, atau rekreasi bersama keluarga sambal baca buku. Jika kamu punya buku-buku yang udah ga kebaca lagi dan menuh-menuhin ruangan, bisa loh kamu sumbangin buku kamu ke mereka biar buku kamu lebih bermanfaat.


Kamu bisa update info tentang Perjal Cilegon dan lapaknya di Instagram @perpusjalanan_cilegon

3. Piknik Buku


Nah, bagi kamu yang suka lari pagi di Jogging Track KS, kegiatan ini cocok nih buat temenin istirahat kamu. Piknik Buku ini berlokasi di Saung Jogging Track setiap Minggu pagi.


Konsep yang dibawa Piknik Buku juga sama persis dengan Lapak Perjal Cilegon. Bedanya, Piknik Buku lebih mengarah ke segmen anak-anak, walau ada juga novel-novel remaja seperti Raditya Dika dan Tere Liye serta buku-buku untuk segmen dewasa. Kalo anak atau adik anda masih kecil dan belum bisa baca dan kamu sendiri terlalu lelah untuk membacakan buku karena habis jogging, jangan khawatir! Biasanya mereka mau kok bacain atau ngedongeng untuk anak-anak kecil.

Piknik Buku merupakan project dari Rumah Buku Cilegon sama seperti MIDB. Walau piknik buku sudah mulai diadakan sejak tahun 2012, tapi kegiatannya belum bisa konsisten karena kesibukan masing-masing.

Bagi yang mau tau kegiatan dari Rumah Buku Cilegon, bisa melalui instagramnya di @rumahbukuclg


Nah, sudah tau kan kegiatan-kegiatan seru untuk baca buku. Kalo kalian liat mereka, jangan ragu buat samperin dan baca bukunya, ya, karena semuanya gratis, tis, tis, tis. Bahkan terkadang kamu yang disuguhin. 


Editor: Fajar Timur

1 Komentar

Lebih baru Lebih lama