PERINGATAN GEGER CILEGON SANGAT KHIDMAT

ILOVECILEGON - Suasana kerakyatan sangat melekat dalam acara Peringatan Geger Cilegon yang diadakan pada Kamis 21/7 malam di komplek Yayasan KH. Wasyid Cilegon.

Hal ini merupakan salah satu cara untuk menghargai jasa para pahlawan Cilegon dan Banten. Suasana kerakyatan melekat karena acara diadakan dengan khidmat dan sederhana, pembacaan Surat Yassin ditemani cahaya dari obor yang mengelilingi tempat acara menambah kekentalan kerakyatan.

Adi Sudrajat, selaku ketua panitia pelaksana mengungkapkan bahwa dengan adanya acara ini, Ia berharap sejarah Cilegon tidak dilupakan. "Kita sebagai masyarakat Cilegon dan Banten sudah sepatutnya bangga dengan peristiwa Geger Cilegon, kita sebagaipenerus para pejuang harus bersama-sama melanjutkan perjuangan dengan mempertahankan kemerdekaan, melawan segala bentuk penindasan, serta tidak melupakan perjuangan mereka" ungkapnya saat memberi sambutan.

Acara peringatan Geger Cilegon tak lantas hanya pengajian untuk para pejuang, ada pentas seni, tari, pembacaan puisi, ubruk, mimbar bebas serta diskusi tentang sejarah Cilegon. Dimulai dari tari yang bercerita pengusiran penjajah dari tanah Banten, Puisi tentang Cilegon, hingga Ubruk dari Mameu Yai yang memberi pesan bahwa sebagai manusia modern jangan sampai melupakan budaya dan sejarah.

Walau tanpa dukungan pemerintah, peringatan Geger Cilegon memberikan nuansa sakral tersendiri. Akan berbeda jadinya jika peringatan tersebut diadakan secara meriah, dengan segala hingar bingarnya.

Adi menambahkan, Ia hanya berharap Pemerintah perhatian terhadap sejarah, dengan datang untuk turut berdoa dan berdiskusi. "Saya sudah undang Walikota Cilegon, dan beberapa Kepala Dinas di Cilegon untuk turut hadir, karena dalam acara ini masyarakat serta pemimpin bisa berdoabersama untuk para Pahlawan " tutupnya. | Wawan A.P

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama