BUBUR JODO YANG PERNAH POPULER DI KOTA CILEGON

ILOVECILEGON.CO - Dalam bahasa Cilegon Jodo adalah Jodoh, yang dapat diartikan yaitu Bubur Jodoh. Entah apa definisi dari Bubur Jodo tersebut. Namun yang perlu diketahui, ternyata Bubur Jodo bukan makanan tradisional asal Cilegon melainkan Makanan Tradisional asal Garut. Namun Bubur Jodo sudah populer sejak dulu di Kota Cilegon.

Inget atau tidak, bagi kalian yang lahir pada tahun 90an, pasti tau dan pernah merasakan bubur jodo. Karena pada masanya, banyak yang jualan bubur jodo, dan mudah didapatkan di depan sekolah ataupun lewat depan halaman rumah. 

Salah satu yang masih berjualan Bubur Jodo hingga saat ini adalah Dede, Pria asal Garut, berusia 35 tahun. Ia mengaku berjualan bubur jodo sudah 10 tahun di Kota Cilegon. Selama 10 tahun itulah ia jualan Bubur Jodo keliling Kota Cilegon dengan gerobak birunya yang setia menemani setiap hari. 

"Karena tempat tinggal saya di Seneja, jadi Rute jualan saya di mulai dari Seneja, menuju Pagebangan, Rokal, Jombang Kali, Tegal Cabe dan sekitarnya." Katanya.

Sambil beristirahat, ia menjelaskan, bahan dasar membuat Bubur Jodo. "Bubur jodo berasal dari tepung beras, yang berkuah saus gula merah, dan santan. Bubur Jodo berisi Mutiara dan Biji Salak yang dibuat dari Mantang. Keduanya saya tidak beli dipasar, tapi buat sendiri. Selain itu bubur jodo lebih enak di konsumsi dicampur dengan es batu" Tambahnya.

Bubur Jodo paling pas di Konsumsi siang hari, di tengah Panasnya Kota Cilegon bersama keluarga, sahabat, dan pasangan. Harga Bubur Jodo sangat murah dan pas untuk semua kalangan. Hanya mengeluarkan Rp. 3000 hingga Rp. 5000 kita sudah bisa mencicipi nikmatnya Bubur Jodo. 

Bagi kalian yang ingin mencari Bubur Jodo, bisa langsung ke Seneja atau mencari keliling menurut rute yang sudah disebut diatas. | Adi Sudrajat



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama